NEWS UPDATE

Kuningan Perkuat Transformasi Digital Lewat Adopsi Aplikasi Monitoring Program MBG dari Sumedang

Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mempercepat langkah transformasi digital dalam mendukung berbagai program prioritas daerah. Salah satu upaya terbaru dilakukan melalui replikasi aplikasi Monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Proses replikasi tersebut dibahas dalam kegiatan kunjungan kerja sekaligus pendampingan teknis yang berlangsung di Kantor Diskominfo Kuningan, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini melibatkan jajaran Diskominfo kedua daerah serta tim pengembang aplikasi dari Sumedang.

Kepala Diskominfo Kuningan, Ucu Suryana, menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan apresiasi atas kesediaan Sumedang berbagi inovasi digital yang telah lebih dulu diterapkan.

Menurutnya, langkah berbagi sistem aplikasi antar daerah menjadi strategi efektif dalam percepatan digitalisasi pelayanan publik. Dengan memanfaatkan sistem yang sudah terbukti berjalan, pemerintah daerah dapat menghemat waktu pengembangan sekaligus menekan biaya.

“Pendekatan replikasi seperti ini sangat membantu daerah dalam mempercepat implementasi layanan digital. Kita tidak perlu memulai dari nol jika sudah ada sistem yang matang dan bisa diadaptasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah proses instalasi dan penyesuaian sistem selesai dilakukan, aplikasi tersebut akan dikelola oleh tim pelaksana Program MBG di Kabupaten Kuningan yang berada di bawah koordinasi Sekretaris Daerah.

Diskominfo Kuningan sendiri akan tetap berperan dalam mendukung sisi komunikasi publik, termasuk penyebaran informasi dan sosialisasi program kepada masyarakat luas.

Program MBG dinilai memiliki cakupan yang luas, mulai dari peserta didik di berbagai jenjang pendidikan hingga kelompok ibu hamil. Karena itu, keberadaan sistem informasi yang terintegrasi dianggap penting untuk memastikan pelaksanaan program dapat dipantau secara akurat dan transparan.

Dari pihak Sumedang, Plt. Kepala Diskominfo, Persandian, dan Statistik, Arief Syamsudin, menyampaikan komitmen untuk terus mendampingi proses implementasi hingga aplikasi dapat digunakan secara optimal di Kuningan.

Ia menjelaskan bahwa aplikasi yang diserahkan nantinya akan disesuaikan dengan identitas dan kebutuhan daerah tujuan, baik dari sisi tampilan, nama aplikasi, maupun elemen visual lainnya.

“Kami tidak hanya menyerahkan sistem, tetapi juga memberikan versi lengkap termasuk website, aplikasi Android, serta source code agar dapat dikembangkan secara mandiri oleh daerah penerima,” ungkapnya.

Arief juga menekankan pentingnya kesiapan data dari berbagai instansi sebagai dasar utama keberhasilan sistem, seperti data peserta didik, data pondok pesantren, data ibu hamil, hingga data layanan gizi daerah.

Melalui kerja sama ini, Kuningan dan Sumedang menunjukkan upaya bersama dalam memperkuat inovasi digital di sektor pemerintahan. Diharapkan, penerapan aplikasi MBG ini dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat transparansi, serta menghadirkan layanan publik yang lebih berbasis data dan tepat sasaran.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar