Jamaah Haji Kloter KJT-08 Tiba di Kampung Halaman, Bupati Tekankan Nilai-Nilai Kemabruran
KUNINGAN – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Minggu (7/6/2026), saat ratusan keluarga menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kuningan yang baru kembali dari Tanah Suci.
Sejak beberapa jam sebelum rombongan tiba, area masjid telah dipadati keluarga dan kerabat yang tak sabar menanti kedatangan para jamaah. Momen pertemuan setelah lebih dari sebulan berpisah pun diwarnai pelukan hangat dan air mata haru ketika para jamaah turun dari bus dan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Penyambutan tersebut turut dihadiri Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., unsur Forkopimda, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, tokoh agama, serta sejumlah pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jamaah dalam kondisi sehat setelah menunaikan rukun Islam kelima. Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalankan selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi para jamaah maupun masyarakat sekitar.
Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari panitia, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), tenaga medis, hingga para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh petugas yang mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Bupati juga mengaku bangga atas sikap para jamaah Kuningan selama berada di Arab Saudi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, para jamaah menunjukkan semangat kebersamaan, saling membantu, serta mampu menjaga nama baik daerah selama menjalankan ibadah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah kembali ke lingkungan masyarakat. Para haji dan hajjah diharapkan mampu mempertahankan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah, seperti kesabaran, keikhlasan, kepedulian, dan semangat kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Kloter KJT-08 Kabupaten Kuningan, Nunung Nurhayati, S.E.I., M.H., melaporkan bahwa proses pemulangan jamaah berlangsung lancar. Dari total 445 jamaah dan petugas yang tergabung dalam kloter tersebut, sebanyak 444 orang berhasil kembali bersama ke Indonesia dalam kondisi baik.
Namun demikian, satu jamaah asal Desa Cikadu, Nursih Sumiatsih Suryadi, masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jeddah setelah menjalani tindakan operasi. Pihak kloter bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhannya agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga.
Kebahagiaan atas kepulangan jamaah juga dirasakan keluarga yang menjemput. Salah seorang warga Kecamatan Kuningan mengaku sangat bersyukur karena akhirnya dapat bertemu kembali dengan ibundanya setelah selama ini hanya berkomunikasi melalui sambungan telepon.
Kepulangan jamaah haji Kloter KJT-08 menjadi momentum syukur bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain menandai berakhirnya perjalanan spiritual di Tanah Suci, momen tersebut juga menjadi awal bagi para jamaah untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di tengah masyarakat.***

