NEWS UPDATE

SIPP ke-21 Hadir di Maleber, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Jemput Bola

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menggulirkan program Sinergi Integritas Pelayanan Publik (SIPP) sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kegiatan SIPP ke-21 kali ini digelar di halaman Kantor Desa Maleber, Kecamatan Maleber, Rabu (22/4/2026).

Program ini menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung di tingkat desa. Tercatat, sekitar 18 organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat, bersama sejumlah instansi vertikal serta perusahaan milik negara dan daerah.

Masyarakat dapat mengakses beragam layanan dalam satu lokasi, mulai dari pembuatan dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran, hingga layanan perizinan, dukungan bagi pelaku UMKM, serta layanan sosial lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana, menegaskan bahwa pelaksanaan SIPP yang telah memasuki edisi ke-21 ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, program tersebut menjadi solusi untuk mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus datang ke pusat kota.

“Pelaksanaan SIPP ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat dan mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya saat meninjau kegiatan.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi warga Maleber yang memanfaatkan layanan tersebut. Antusiasme ini dinilai menjadi indikator bahwa program jemput bola seperti SIPP sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain kemudahan akses, Sekda juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan, khususnya di bidang kesehatan. Ia mengingatkan tenaga medis untuk selalu menerapkan prinsip 5S—Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun—dalam memberikan pelayanan.

“Pelayanan yang baik tidak hanya soal cepat, tetapi juga sikap. Prinsip 5S harus menjadi budaya dalam setiap layanan, terutama di sektor kesehatan,” tegasnya.

Program SIPP sendiri tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk menyosialisasikan berbagai program pemerintah daerah kepada masyarakat secara langsung.

Salah satu warga, Sukardi (48), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menilai layanan yang sebelumnya harus diurus ke kota kini bisa diselesaikan lebih cepat di desa.

“Sekarang lebih praktis, tidak perlu jauh-jauh ke kota. Hemat waktu dan biaya,” katanya.

Sejauh ini, SIPP telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuningan dan mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini dinilai mampu memangkas jarak layanan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, pemerintah daerah berharap program ini dapat terus mendorong terciptanya pelayanan yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar