Jalan Kabupaten Karangsari–Bakom Rusak Parah, Warga Swadaya Cari Donatur, Pemda Kuningan Dinilai Lamban
KUNINGAN – Kondisi jalan kabupaten penghubung Desa Karangsari menuju Bakom di wilayah Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, kian memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut rusak parah, dipenuhi lubang besar dan aspal terkelupas hampir di sepanjang badan jalan.
Kerusakan ini bukan terjadi dalam hitungan minggu atau bulan, melainkan sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan berarti dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Akibatnya, para pengguna jalan terpaksa berjibaku dengan risiko kecelakaan setiap hari, terutama pengendara roda dua yang paling rentan terjatuh.
Warga Karangsari, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, menilai Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terkesan abai dan tutup mata terhadap kondisi tersebut. Padahal, jalan itu merupakan akses utama mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta jalur pendidikan bagi pelajar di wilayah tersebut.
Ironisnya, di tengah gencarnya pemerintah daerah menggaungkan program pembangunan dan peningkatan infrastruktur, kondisi jalan menuju Desa Karangsari justru jauh dari kata layak. Janji pemerataan pembangunan dinilai belum menyentuh wilayah perbatasan desa.
Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, secara terbuka menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Kuningan segera merealisasikan perbaikan permanen, bukan sekadar wacana.
“Jalan ini merupakan kewenangan kabupaten. Kami berharap ada tindakan nyata, bukan hanya janji. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu,” ujarnya.
Merasa tak kunjung mendapat kepastian, Pemerintah Desa Karangsari bersama Karang Taruna mengambil langkah swadaya. Mereka menggalang donasi dari warga, pengusaha lokal, hingga perantau asal Karangsari. Pengumpulan dana dilakukan secara terbuka untuk membeli material seperti batu split, pasir, dan semen guna menambal lubang-lubang jalan.
Tidak sedikit warga Karangsari yang menyisihkan uang pribadi demi memperbaiki jalan yang sejatinya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Bahkan, proses penambalan dilakukan secara gotong royong dengan peralatan seadanya.
Namun, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara dan jauh dari standar konstruksi jalan yang semestinya. Masyarakat menilai langkah swadaya ini adalah bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, sekaligus cerminan kekecewaan atas lambannya respons pemerintah daerah.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan segera mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi total jalan Karangsari–Bakom di wilayah Kadus Karangsari, Kecamatan Darma, sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius. Mereka menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.
""" MK """


